ALIRAN ANARKISME INDIVIDUALISME

Anarkisme individualisme atau
Individual-anarkisme adalah salah
satu tradisi filsafat dalam anarkisme
yang menekankan pada persamaan
kebebasan dan kebebasan
individual. Konsep ini umumnya berasal dari liberalisme klasik.
Kelompok individual-anarkisme
percaya bahwa “hati nurani individu
seharusnya tidak boleh dibatasi
oleh institusi atau badan-badan
kolektif atau otoritas publik”. Karena berasal dari tradisi
liberalisme, individual-anarkisme
sering disebut juga dengan nama
“anarkisme liberal”. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam
individual-anarkisme antara lain
adalah Max Stirner, Josiah Warren, Benjamin Tucker, John Henry
Mackay, Fred Woodworth, dan lain-
lain. Kebanyakan dari tokoh-tokoh
individual-anarkisme berasal dari Amerika Serikat , yang menjadi basis liberalisme. Dan oleh karena itu
pandangan mereka terhadap
konsep individual-anarkisme
kebanyakan dipengaruhi juga oleh
alam pemikiran liberalisme. Individual-anarkisme sering juga
disebut “anarkisme-egois”, karena
salah satu tokohnya, Max Stirner,
menulis buku “Der Einzige und sein
Eigentum” (b.Inggris : The Ego and Its Own / b.Indonesia : Ego dan Miliknya)[8] yang dengan cepat dilupakan, tetapi mengalami
kebangkitan lima puluh tahun
kemudian, buku tersebut lebih
menonjolkan peran individu. Buku Stirner itu pada dasarnya
adalah karya filsafat yang
menganalisis ketergantungan
manusia dengan apa yang dikenal
sebagai ‘kekuasaan yang lebih
tinggi’ (higher powers). Dia tidak takut memakai kesimpulan-
kesimpulan yang diambil dari hasil
survei. Buku tersebut merupakan
pembrontakan yang sadar dan
sengaja yang tidak menunjukan
kehormatan kepada otoritas dan karenanya sangat menarik bagi
pemikir mandiri. Varian-varian anarkisme lainnya Selain aliran-aliran yang disebut di
atas, masih banyak lagi aliran lain
yang memakai pemikiran anarkisme
sebagai dasarnya. Antara lain : Post-Anarchism, yang
dikembangkan oleh Saul
Newman dan merupakan
sintesis antara teori anarkisme
klasik dan pemikiran post-
strukturalis. Anarki pasca-kiri, yang
merupakan sintesis antara
pemikiran anarkisme dengan
gerakan anti-otoritas
revolusioner di luar pemikiran
“kiri” mainstream. Anarka-Feminisme , yang lebih menekankan pada penolakan
pada konsep patriarka yang
merupakan perwujudan hirarki
kekuasaan. Tokohnya antara
lain adalah Emma Goldman. Eko-Anarkisme dan Anarkisme Hijau, yang lebih menekankan pada lingkungan. Anarkisme insureksioner , yang merupakan gerakan anarkis
yang menentang segala
organisasi anarkis dalam bentuk
yang formal, seperti serikat
buruh, maupun federasi. Definisi
tentang anarkisme insureksioner dijelaskan dalam jurnal Do or Die
dan pamflet-pamflet grup
Venomous Butterfly yang
insureksionis : “ Adalah suatu bentuk,
yang tidak dapat
terbakukan dalam
satu kubu, serta
sangat beragam
dalam perspektifnya. Anarkisme
Insureksioner
bukanlah sebuah
solusi ideologis bagi
masalah-masalah
sosial, dan juga

Posted on Agustus 29, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: