Peran Fungsi Hadist Setelah Nabi Muhammad SAW Wafat

Setelah Nabi Muhammad wafat
(tahun 11 H / 632 M) pada awalnya tidak menimbulkan masalah
mengenai Al Hadits karena sahabat
besar masih cukup jumlahnya dan
seakan-akan menggantikan peran
Nabi sebagai tempat bertanya saat
timbul masalah yang memerlukan pemecahan, baik mengenai Al
Hadist ataupun Al Quran. Dan di
antara mereka masih sering
bertemu untuk berbagai keperluan. Sejak Kekhalifahan Umar bin Khaththab (tahun 13 – 23 H atau 634 – 644 M) wilayah dakwah Islamiyah dan daulah Islamiyah
mulai meluas hingga ke Jazirah
Arab, maka mulailah timbul
masalah-masalah baru khususnya
pada daerah-daerah baru sehingga
makin banyak jumlah dan macam masalah yang memerlukan
pemecahannya. Meski para sahabat
tempat tinggalnya mulai tersebar
dan jumlahnya mulai berkurang,
namun kebutuhan untuk
memecahkan berbagai masalah baru tersebut terus mendorong
para sahabat makin saling bertemu
bertukar Al Hadist. Kemudian para sahabat kecil mulai
mengambil alih tugas penggalian Al
Hadits dari sumbernya ialah para
sahabat besar. Kehadiran seorang
sahabat besar selalu menjadi pusat
perhatian para sahabat kecil terutama para tabi’in. Meski
memerlukan perjalanan jauh tidak
segan-segan para tabi’in ini
berusaha menemui seorang sahabat
yang memiliki Al Hadist yang sangat
diperlukannya. Maka para tabi’in mulai banyak memiliki Al Hadist
yang diterima atau digalinya dari
sumbernya yaitu para sahabat.
Meski begitu, sekaligus sebagai
catatan pada masa itu adalah Al Hadist belum ditulis apalagi
dibukukan

Posted on Agustus 25, 2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: