Zen (Buddha Mahayana)

Zen adalah salah satu aliran Buddha Mahayana. Kata Zen berasal dari bahasa Jepang. Sedangkan bahasa Sanskerta dari kata tersebut adalah dhyana( ध्यान ). Di Tiongkok dikenal sebagai chan yang berarti meditasi.
Aliran Zen memberikan fokus pada
meditasi untuk mencapai
penerangan atau kesempurnaan. Guru-guru Zen Aliran Zen dianggap bermula dari Bodhidharma. Ia berasal dari India dan merupakan murid generasi
ke-28 setelah Mahakassapa (dalam Bahasa Pali; bahasa Sanskerta:Mahakasyapa). Sekitar tahun 520 dia pergi ke Tiongkok Selatan di kerajaan Liang. Dia
kemudian bermeditasi selama 9
tahun menghadap dinding batu di vihara di Luoyang. Di sinilah juga dipercayai berdirinya vihara Shaolin
(少林寺). Aliran Zen asli kemudian diteruskan
sampai ke generasi ke-6 Hui Neng. Setelah itu aliran Zen berpencar di
Tiongkok, dan Jepang. 1. Bodhidharma (atau Damo 達摩) lahir sekitar 440 – meninggal sekitar 528 2. Dazu Huike (慧可) lahir 487 – meninggal 593 3. Jianzhi Sengcan (僧燦) lahir ? – meninggal 606 4. Dayi Daoxin (道信) lahir 580 – meninggal 651 5. Hung Ren (弘忍) lahir 601 – meninggal 674 6. Hui Neng (慧能) lahir 638 – meninggal 713 Seni Zen Dari abad ke-12 dan abad ke-13, perkembangan lebih lanjut ialah
seni Zen, mengikuti perkenalan aliran ini oleh Dogen dan Eisai setelah mereka pulang dari
Tiongkok. Seni Zen sebagian besar
memiliki ciri khas lukisan asli
(seperti sumi-E dan Enso) dan puisi
(khususnya haiku). Seni ini berusaha keras untuk
mengungkapkan intisari sejati dunia
melalui gaya impressionisme dan
gambaran tak terhias yang tak
“dualistik”. Pencarian untuk
penerangan “sesaat” juga menyebabkan perkembangan
penting lain sastra derivatif seperti Chanoyu (upacara minum teh) atau Ikebana; seni merangkai bunga. Perkembangan ini sampai sejauh
pendapat bahwa setiap kegiatan
manusia merupakan sebuah
kegiatan seni sarat dengan muatan
spiritual dan estetika, pertama-tama
apabila aktivitas itu berhubungan dengan teknik pertempuran (seni beladiri).

Posted on Agustus 24, 2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: