SEJARAH PERPECAHAN KRISTEN (KATOLIK & PROTESTAN)

Italian-Renaissance-Mannerist-Painter-Francesco-Bacchiacca-Hl-Maria-Magdalena

Awalnya, terjadi perpecahan antara “Kristen yang menginduk pada kekuasaan formal Kekaisaran Romawi” (Tahta Suci Vatikan) dengan “Kristen yang mengakui Maria Magdalena sebagai pewaris ajaran Yesus “ (Kaum Gnostik). Kelompok pertama mengikut pada sosok Petrus yang meyakini jika kepemimpinan agama harus dari kaum pria, sebab itu dia membenci Maria Magdalena. Sedang yang kedua menyatakan jika Maria Magdalena-lah yang sebenarnya pewaris sah dari ajaran Yesus.

Istilah “Gnostik” berasal dari bahasa Yunani ‘Gnosis’ yang berarti ‘pengetahuan’. Kaum Gnostik ini menisbatkan Maria Magdalena sebagai ‘The Iluminatrix” atau “Yang tercerahkan”. Menurut banyak literatur, Sepeninggal Yesus, Maria Magdalena ditangkap penguasa Roma dan dibuang ke tengah laut dengan menyanderanya dalam sebuah perahu yang tidak memiliki layar dan tidak memiliki kemudi.

Maksud dari penguasa Roma tentu gampang ditebak: mereka ingin agar Maria Magdalena ini menemui ajal karena kelaparan dan kehausan di tengah laut. Namun perahu tersebut ternyata bisa mendarat di pantai selatan Perancis. Maria Magdalena selamat dan mengembangkan ajarannya di sana. Sampai kini, wilayah selatan Perancis dipenuhi dengan gereja-gereja bundar yang tidak lazim seperti halnya gereja Barat. Mereka mengkultuskan Maria Magdalena sebagai The Sacred Feminine dan mengangap Vatikan sebagai pihak yang merebut warisan Yesus secara tidak sah.

Burstein, penulis The Secrets of Mary Magdalene (2006) menulis, “Dalam kacamata kaum Gnostik, para penguasa Kekaisaran Romawi merupakan para Kaisar Pagan, musuh dari Yesus, yang merebut gerakannya dan membalikkan filosofi ajaran Yesus, mengubah kekristenan menjadi agama resmi yang hierarkhis, patriarkhis, dan imperialistis. ..Romawi membalikkan ide revolusioner anti- materi Yesus dengan menggunakan agama Kristen untuk menjustifikasi pengumpulan dan penumpukkan kekuasaan dan kekayaan.

Bukannya mendorong aktualisasi diri yang tertanam dalam berbagai dokumen gnostik seperti Injil Thomes dan Injil Mara, mereka menggunakan injil-injil yang telah mereka setujui sendiri untuk menghilangkan pelayan, budak-budak, dan bala-tentara. Mereka menghilangkan pencarian untuk mencapai pemahaman diri dan juga kemampuan untuk berhubungan dengan secara langsung dengan Tuhan, dengan menempatkan pada agama Yesus ini, yang seharusnya sederhana dan tanpa perantara, sebuah infrastruktur yang berisi para pendeta dan paus, gereja-gereja, pengakuan, katedral- katedral, dan crusades…” Sebab itu, sampai sekarang, Vatikan sarat dengan segala hal yang terkait agama pagan. Mulai dari tongkat Dewa Matahari Paus, Obelisk di tengah Katedral St. Peter, sampai dengan pengistimewaan Hari Dewa Matahari, The Sun-Day (Sunday), sebagai hari beribadah.

Sikap kaum Gnostik yang tidak mau tunduk di bawah Vatikan menyebabkan mereka dituding sebagai gerakan sesat (Heresy atau Bid’ah). Pada tahun 1209, Vatikan mengirim 30.000 tentaranya untuk menyerbu dan menghabisi Kaum Gnostik yang berpusat di Selatan Perancis, daerah Languedoc. Inilah Perang Salib pertama yang digelorakan Vatikan, perang antara Kristen Formal melawan umat Kristiani Gnostis, yang dikenal dalam sejarah sebagai Perang Salib Albigensian.

Di kota Bezire saja terbunuh 15.000 lelaki, perempuan, dan anak-anak kecil. “Ketika itu, seorang perwira menanyakan kepada wakil Paus bagaimana dia dapat membedakan orang-orang yang dituduh melakukan bid’ah (Kaum Kathari) dengan orang-orang yang beriman. Jawaban wakil Paus sungguh mengagetkan, “Bunuh saja semua. Tuhan akan mengenali hamba-Nya sendiri.” (Michael Baigent dkk, “The Holy Blood, Holy Grail”, 1982).

Sejarah Dunia menyebutkan jika Perang Salib Albigensian merupakan genosida pertama yang terjadi di Eropa. Perpecahan ini terjadi sebelum munculnya gerakan Protestan yang dimotori oleh Martin Luther pada tahun 1517 Sepeninggal Yesus, kekristenan telah terpecah ke dalam dua kelompok besar: Petrus menurunkan kekristenan formal yang menginduk pada kekuasaan Kaisar Roma di Vatikan, dan yang kedua— berhadapan secara diametral, adalah bentuk kekristenan Gnostik yang dibawa oleh Maria Magdalena.

Akibat kejumudan Gereja dan penyalahgunaan wewenang kekuasaan kepausan, pada tanggal 31 Oktober 1517, seorang Martin Luther dengan berani mengeluarkan 95 pernyataannya yang berisi protes terhadap otoritas Kepausan, karena itu gerakannya disebut Protestanisme.

Dalam waktu singkat, Martin Luther mendapatkan pengikut. Selain Protestanisme, muncul pula John Calvin yang menyuarakan Calvinisme. Inilah dua gerakan reformasi dan gugatan terhadap otoritas Gereja Katolik Roma yang sama-sama berawal di Inggris. Diam-diam, gerakan perlawanan terhadap Kepausan di Vatikan dimanfaatkan kaum Yahudi Eropa yang dulunya banyak yang merupakan mantan anggota Templar. Ordo ini sangat sakit hati terhadap Vatikan karena pada tahun 1307 pernah dikejar-kejar dan dibantai oleh Paus Clement V. Namun Martin Luther yang mengetahui hal ini segera mengingatkan pendukungnya untuk waspada terhadap penumpang gelap Yahudi, yang memiliki niat lain tapi menunggangi gerakannya. Martin Luther bahkan memerintahkan para pengikutnya agar tidak berhubungan dengan kaum Yahudi dalam hal apa pun. Sekte atau aliran di dalam kekristenan, maupun Katolik, sangat banyak. Dalam Protestan saja ada sekurangnya 200 aliran.

Belum lagi Katolik dengan kaum Gnostik. Soal Injil, kitab ini ditulis tidak pada zaman Yesus ketika masih hidup. Awalnya, terdapat banyak sekali Injil yang beredar dan ditulis oleh orang- orang yang mengaku sebagai murid Yesus. Injil ini terbagi ke dalam dua kelompok besar: Pertama, Injil yang mengakui Yesus sebagai Tuhan, ini disebut sebagai Kaum Trinitarian dan dipimpin oleh Anathasius. Kedua, Injil yang megakui Yesus hanya sebagai Rasul, bukan Tuhan. Kelompok ini disebut kaum Unitarian, dipimpin oleh Arius.

Pada tahun 325 M di Nicea, Kaisar Konstantin menggelar Konsili untuk menyeleksi Injil mana saja yang dianggap sah. Akhirnya, Konstantin memenangkan kaum Trinitarian. Arius dan para pengikutnya dibuang. Sedangkan InjiI-Injil kaum Unitarian dibakar habis, seperti Injil Barnabas, Injil Thomas, Injil Maria, Injil Hermes of Sheperd, dan sebagainya. Injil-Injil ini dikenal dengan istilah Injil Gnostik. Sampai sekarang, ada sejumlah Injil Gnostik yang terselamatkan namun hanya bisa dibaca oleh tokoh-tokoh Katolik, bukan umatnya. Sebab itu Injil ini disebut juga sebagai Injil Apokripa, Injil Yang Disembunyikan. James Carroll, alumna dari The Paulis Father Seminary AS dan mantan Pendeta Katolik yang menceburkan diri sebagai penulis, menyatakan jika semua Injil yang berlaku sekarang bukanlah sebuah catatan tentang kesaksian kehidupan dan ajaran Yesus. “Mereka ditulis antara 35 sampai 65 tahun dari wafatnya Yesus, sebuah pengentalan dari berbagai tradisi oral yang telah memiliki bentuk di dalam komunitas Kristen yang terpencar. Yesus wafat sekitar tahun 30 M. Injil Markus, Matius, dan Lukas ditulis pada sekitar tahun 65 sampai 85 M dan memiliki sumber-sumber dan tema-tema yang sama.

Injil Yohanes dibuat sekitar tahun 90 dan 95 M dan juga memiliki cirinya sendiri.”
Empat kanon inilah yang sekarang dipakai oleh umat Kristiani dunia. Jangan lupa, di tahun 70 M, Kaisar Romawi Titus menyerbu dan menghancurkan orang-orang Yahudi di Yerusalem. Haikal Sulaiman dihancurkan untuk kedua kalinya. Situasi politik ini turut mewarnai tradisi oral yang kemudian ditulis menjadi Inil. Keempat kanon atau Injil resmi ini di Eropa ditulis ulang oleh beberapa orang, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan juga bahasa- bahasa Eropa lainnya. Salah satunya oleh King James yang berbahasa Inggris. Sedangkan perjanjian baru adalah surat-surat dari Paulus, Yahudi dari Tarsus. Siapa Scofield dan bagaimana “Injilnya”? Cyrus Ingerson Scofield (lahir 19 Agustus 1843) adalah seorang veteran perang saudara Amerika. Dia sama sekali bukan ahli agama, pastor, atau pun sarjana. Scofield tak lebih dari seorang petualang yang pintar berbicara dan mudah meyakinkan orang. Tipikal orang seperti inilah yang kemudian dirasa cocok oleh Konspirasi Yahudi untuk menjalankan misinya mengubah penafsiran umat Kristen terhadap Alkitab, yang mampu membawa rahasia ini ke dalam liang kuburnya. Latar belakang Scofield sendiri berasal dari keluarga yang berantakan, punya catatan kejahatan, dan sering menipu orang. Awal abad ke-20, Scofield mulai memberikan catatan kaki pada Injil versi King James.

Ayat-ayat di dalam Injil tersebut sama sekali tidak diganti, namun di bawahnya diberi banyak sekali catatan-catatan kaki yang seluruhnya berisi dukungan dan pembenaran bagi berdirinya negara Zionis-Israel di tanah Palestina. The Oxford University membayar Scofield yang disebutnya sebagai pastor dan menerbitkan Injil tersebut dengan jumlah yang teramat besar. Di tahun 1908 Scofield merampungkan penulisan catatan kakinya ini dan Injil versi King James yang telah ditulisi ratusan bahkan ribuan catatan kakinya itu disebut sebagai The Scofield Reference Bible, The Holy Bible. Oxford University Press menerbitkan Injil Scofield pada tahun 1909 dan melakukan promosi gila-gilaan sehingga Injil Scofield menjadi Injil paling laris di Amerika Serikat. Di dalam Injilnya, Scofield sebenarnya meneruskan pandangan John N. Darby yang secara umum telah diterima oleh, evangelikalisme arus utama dan fundamentalisme Protestan Amerika. Scofield Reference Bible kemudian menjadi Alkitab kaum fundamentalis Kristen di AS dan dunia.

Seorang murid Scofield yang paling berpengaruh, Lewis Sperry Chafer, di tahun 1924 mendirikan Dallas Theological Seminary, Sekolah Theologi Amerika yang begitu bersemangat membela pandangan dispensasionalisme pra-millenialis Darby dan Injil Scofield, dan yang jelas juga, mereka membela habis-habisan kepentingan Zionisme. Selain Injil di atas, ada juga Injil Masonik, yakni Injil yang dipakai kaum Mason seluruh dunia. Mayoritas Presiden AS saat dilantik, termasuk Obama, menggunakan Masonic Bible ini. Dan memang, tidak setiap orang Kristen mengetahui tentang sejarah agamanya sendiri.

Posted on Agustus 26, 2012, in KRISTEN and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. PERHATIAN !!!…HATI-HATI..LIHAT VIDEO BERIKUT INI BANYAK TEMAN-TEMAN YANG MASUK ISLAM GARA-GARA NONTON VIDEO INI…….MHN JANGAN DITONTON..

    Kisah YUSHA EVANS.
    INJIL Membimbingnya pada ISLAM. Kisah yang sangat inspiratif dari seorang mantan kristen yang mempelajari dan mengkaji Injil dengan pikiran terbuka, yang kemudian justru Injil sendiri yang membimbingnya kepada ISLAM.
    %&#%%&%…..I HATE THIS !!!!!##$%^#@^%&()&&+@#$#>>>……

  2. video nya kg bisa di tonton?

  3. Sekadar mengoreksi, Protestan berasal dari 2 kata bahasa latin, yaitu: ‘pro’ yang artinya ‘kembali’, dan ‘teistan’ yang artinya ‘benar/Tuhan’. Jadi Protestan artinya “kembali ke Yang Benar (Tuhan)”, sehingga bukan berasal dari kata ‘protes’.

  4. whether you are Muslim dog?

  5. Pelajari sejarah agama dgn benar dan dari sumber yg terpercaya, pelajari juga kitabmu dgn teliti dan benar niscaya akan menemukan ajaran yg benar pula

  6. banyak islam masuk kristen!

  7. apapun agamanya,keyakinan ttp pd Tuhan.keyakinan adl urusan pribadi yg orng lain tdk boleh ikut campur. saya muslim,tapi saya menghargai semua agama yg ada. bgtu juga dg saya yg ingin tahu sekali tentang keyakinan yg anda miliki

  8. rositaalendo@gmail.com

    iman adalah sesuatu yg kita yakini

  9. Yesus Kristus Adalah Allah Yang Hidup….Saya yakin dan percaya bahwa Ia akan menyelamatkan umatnya yang percaya dan taat pada ajarannya…protestan atau katoilik kedua-duanya meyakini Yesus adalah Tuhan Allah yang hidup.

  10. enak jadi orang kristen hidupnya bebas mau lakuin kejahatan apapun ga ada masalah kan ada penebus dosa,mau mabok kek mau lacur kek enak2 aja,trus ntar mati masuk surga pula hebat banget deh kan ada juru selamat ,gue kagum sama mereka.

  11. @gubdulpacul : haha, umat kristen selalu menganggap umat islam adalah domba tersesat, bukan kah sebagian besar dari mereka lebih banyak menghalalkan minum2an keras, pergaulan bebas (pacaran yang akhirnya terjerumus ke dalam dosa). untuk masuk Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak enak dan berat, padahal biayanya ringan, sedangkan ke neraka dikelilingi hal2 yang menyenangkan tetapi Mahal (ngapel pacar, Beli minuman, bayar PK, ke diskotik dll). makanya Allah memberikan balasan nantinya di akhirat sesuai amalnya di dunia. yang saya gak paham tentang penghapusan dosa kenapa pengahpusan dosa harus ke gereja dan di ketahui oleh pendeta, padahal kalau kita berdosa kita bisa minta maaf (taubat) kepada Tuhan kapan saja dan di mana saja dengan tanpa perantara langsung kepada pencipta (Tuhan) yaitu ALLAH yang Maha ESA

  12. agama kristen itu cuma meniru agama islam dan mengubah ubah sejarah yg ada padahal allah itu gak punya anak dan istri tapi orang kristen menganggap allah bapak bunda maryam ibu dan nabi issa anaknya kristen ajaran yg sesat kitab injil pun hampir meniru al quran

  13. Abdul ngga usah sok tau, yang niru siapa? Alquran di tulis jauh setelah Alkitab ada, alkitab tahun 60 alquran tahun 600, justru islam belajar dari kristen. Baca sejarah agama sendiri dengan jelas baru komentar

  14. Dan apkah kau tahu tentang agamamu,,,Tentang nabimu {Mas bro belek yang ada di mata temanmu bisa kamu lihat tetapi gajah yang ada didepanmu tidak bisa kau lihat{

  15. saya sebagai umat Katholik , lebih percaya Injil sekarang karena Injil dahulu ditulis langsung oleh para murid Yesus . @ Abdul Aziz : Bagaimana mungkin agama Kristiani meniru Islam , sementara Injil Dan Katholik lebih dulu ada sebelum Islam dan Al Quran

  16. selamat belajar
    selamat berpikir
    selamat berdebat
    selamat menghujat.
    tapi ingat, betapapun kita berbeda, kita tatap sama.
    yang islam sama islamnya
    yang katolik sama katoliknya,
    yg protestan sama protestannya,
    yang manusia sama manusianya (tapi diantara komentator ada ‘babi’ dan ‘dog’) yah.. sama sama lah :p :) :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: